Trijanto Datangi Polres Blitar Dikawal Ratusan Penggiat Antikorupsi

M.Trijanto dan Pengacaranya ( M. Soleh dan Fajri ) beserta ratusan pendukungnya didalam Mapolres Blitar.

Selasa, 23 Oktober 2018

Blitar, – Senin, 22 Oktober 2018 M. Trijanto didampingi dua pengacara dan ratusan pendukungnya mendatangi Mapolres Blitar guna memenuhi panggilan sebagai saksi atas dua  laporan perkara yang dituduhkan kepada aktivis antikorupsi tersebut.

Pertama Trijanto menjalani pemeriksaan atas tuduhan Barang siapa dengan menyiarkan  berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat atau Barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong atau Barang siapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap sedangkan ia mengerti setidak- tidaknya patut dapat menduga bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat atau Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/ atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan ( SARA ), sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 ayat (1) atau ayat (2) atau pasal 15 Undang- undang No. 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana atau pasal 45A ayat (2) Undang- undang No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Dengan Pelapor Agus Cunanto Kabag Hukum Pemkab Blitar tertanggal 16 Oktober 2018.

Kedua dia menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara diduga tindak pidana membuat surat palsu atau menggunakan surat palsu sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 263 ayat (1) atau ayat (2) KUHP. Dengan Pelapor Dedy Kurniawan yang diketahui sebagai penyidik Unit PPA Polres Blitar. tertanggal 16 Oktober 2018.

Trijanto menjalani pemeriksaan mulai pukul 11.00 WIB sampai sekitar pukul 20.00 WIB.

Usai menjalani pemeriksaan, penyidik menyita akun media sosial facebook milik Trijanto. Hal ini yang disesalkan kuasa hukum Trijanto, M. Soleh. “Ini yang saya sesalkan, sebab penyidik sudah mendapatkan print dari persoalan yang menimpa Trijanto, masih meminta akun dan password-nya, ini berpotensi untuk membuka percakapan Trijanto yang lama dan tidak ada hubungannya dengan persoalan hukum ini,” ungkap Soleh di Mapolres Blitar.

Menurut Soleh, kliennya diperiksa soal asal usul foto surat palsu dari KPK. Dijelaskannya, bahwa foto surat itu didapat Trijanto dari seorang kontraktor yang bernama Yosi. Karena itu Soleh mendesak polisi untuk membongkar aktor intelektual dalam peredaran surat palsu KPK tersebut. Perlu diketahui Yosi adalah anak dari kontraktor besar di Blitar.

Yang disayangkan juga, hingga malam aparat kepolisian belum memeriksa pelapor dalam hal ini Bupati Blitar Rijanto untuk dimintai keterangan. Padahal ini diperlukan untuk dimintai keterangan sebagai saksi pelapor.

Menurutnya, apabila muncul surat perintah penyidikan (Sprindik) sebelumnya penyidik melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, saksi, dan saksi ahli. Soleh menilai polisi gegabah dengan langsung mengeluarkan surat penyidikan. “Saat kami menanyakan pada penyidik, mereka tidak bisa menjawab. Mereka bilang tugasnya hanya memeriksa jadi silahkan jawab pertanyaan kami,” ungkap Soleh menirukan penyidik Satreskrim Polres Blitar.

Diakui Soleh, memang lazimnya polisi sebelum meningkatkan status penyidikan butuh waktu antara laporan, pemeriksaan, pemanggilan saksi, gelar perkara, baru muncul sprindik.

“Kalau sprindik sudah ada berarti unsur pidananya sudah terpenuhi. Sementara dalam kasus Trijanto ini polisi tidak melalui tahap ini dan langsung mengeluarkan Sprindik,” tambah Sholeh.

Sementara itu Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha mengatakan, sesuai jadwal Bupati Blitar akan dipanggil Senin malam. Rencananya pemeriksaan dilakukan malam hari karena bupati baru pulang dari Pulau Dewata.nya

(sumber : SIAGAINDONESIA.COM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *