BERITA

Ratusan Petani Bubukan Tanda Tangan Di Atas Kain Sebagai Kampanye Anti KKN

11063780_1120031754688892_2306539580464227025_o(1)~1

Ratusan masyarakat tani yang tergabung dalam FPPM ( Front Perjuangan Petani Mataraman ) menggelar public discussion sebagai langkah mengawasi dan mencegah tindak KKN dalam pelaksanaan IP4T (Inventarisasi Penguasaan ,Pemilikan ,Penggunaan Dan Pemanfaatan Tanah ) . kegiatan yang berlangsung selama 5 jam tersebut di hadiri perwakilan tani yang ada di beberapa daerah di kab. Blitar dan juga perwakilan di luar daerah seperti , Kediri ,jombang dan jaringan anti korupsi jawa timur . kegiatan ini juga di hadiri oleh perwakilan dari dishutbun blitar . kegiatan ini juga membahas soal agrarian dan pasal 33 undang – undang dasar 1945 tentang tanah yang di kuasai Negara untuk kemakmuran rakyat . persoalan agraria di bahas karena meraka selama ini pelaksanaan pasal tersebut sudah tidak pernahdi laksanakan oleh pemerintah yang ada di daerah. Pasal tersebut seolah olah hanya menjadi jargon politik bagi pejabat saat kampanye . salah satu contoh di daerah mengaku tidak tahu menahu soal pertaturan bersama 4 menteri ini. “ indikasi pejabat baru bertindak melaksanakan peraturan empat menteri ini setelah kami bergerak untuk mengawal peraturan ini ungkap Mohammad Trianto, ketua ormas ratu adil” , selain membahas masalah pertaturan empat menteri sejumblah perwakilan tani juga mendeklarasikan kampanye sertifikasi gratis agar program ini terhindar dari tindak Korupsi , Kolusi dan nepotisme ( KKN ).
Kami ingin mendampini petani untuk mengawal inventarisasi , peraturan empat menteri ini agar tidak terjadi kkn dan bisa berjalan secara konsisten tanpa adanya unsure kkn dalam pelaksanaannya , dia mengatakan kegiatan inventarisasi harus didampingi agar tidak melahirkan unsure kkn pada penerapannya , dan pada akhir acara petani seluruh mataraman ini mendeklarasikan menolak kkn terhadap pelaksanaan IP4T ini dengan menandatangani kain putih sepanjang 5 meter.(llk)