BERITA

KRPK Diminta Dampingi Honorer K2 Se-Jawa Timur

141901592536117840

Sabtu, 20 Desember 2014 01:39 | Oleh : Fajar Agustyono

BLITAR – Ratusan Tenaga Honorer Katagori 2 se Jawa Timur, yang tergabung dalam Forum
Honorer Katagore 2 Indonesia ( FHK2I ), gelar Rapat Koordinasi Wilayah Jawa Timur
( Rakorwil ) di Blitar. Rakorwil yang digelar di Markas Komite Rakyat Pemberantas Korupsi
(KRPK) yang berada di jalan Mendut tersebut membahas beberapa agenda, diantaranya :
Menolak adanya tes ulang bagi tenaga Honorer K2, menepis isu kalau K2 tidak kompak,
K2 Klaim Lebih rajin dibandin PNS, Pemerintah Diminta tegas, serta berharap agar KRPK
bersedia mengawal permasalahan K2 di seluruh Jawa Timur untuk pendampingan.
Rakorwil Forum Honorer Katagori 2 Indonesia yang digelar pada Kamis, (18/12) ini selain
dihadiri Ketua Korwil FHK2I Jatim, Riyanto Agung Subekti, juga dihadiri oleh perwakilan
Honorer K2 dari 17 Kabupaten/Kota di Jawa timur, diantaranya, Kabupaten Mojokerto, Jombang,
Sampang, Sumenep, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Pasuruan, Malang, Bojonegoro, Ngawi,
Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung dan Kabupaten Blitar.
Dikatakan Ketua FHK2I Kabupaten Blitar, Sri Hariati, SPd., Rakorwil ini dimaksudkan untuk
menyatukan persepsi dan menyamakan Visi Misi untuk mewujudkan cita cita tenaga Honorer K2
khususnya wilayah Jawa Timur, untuk menjadi PNS.
Menurut Sri Hariyati, sebenarnya pemerintah Kabupaten Blitar ada formasi kekosongan PNS
sebesar 7.024 personil, sementara tenaga Honorer K2 di Kabupaten Blitar yang lolos
Ferivikasi dan Validasi hanya 1.000 personil. Namun kenyataan di lapangan pemerintah
Kabupaten Blitar terkesan berbelit-belit.
“ Kalau melihat kebutuhan formasi PNS yang kosong sebesar 7.024, seharusnya tenaga honorer
K2 yang hanya berjumlah 1.000 orang, semuanya langsung diterima,” jelas Sri Hariyati.
Lebih lanjut Sri menyampaikan, terkait mekanisme rekrutmen yang disampaikan oleh Menteri
Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Yuddy Crisnandi, bahwa
semuanya harus melalui tes yang menjadi syarat mutlak umtuk pengangkatan CPNS, pihaknya
menolak dengan tegas kalau dilakukan tes ulang. Namun jika ada tes, tes tersebut hanyalah
sebagai formalitas saja dan nilainya hanya untuk menambah hasil tes yang sudah dilakukan
sebelumnya.
Mengutip pernyataan MenPAN-RB, Yuddy Crisnandi, yang disampaikan Sri Hariyati, pemerintah
bakal merekrut 250 ribu tenaga kesehatan dan tenaga pendidik secara bertahab, yang sebagian
akan diambil dari honorer K2 mulai tahun depan.
Menindak lanjuti permasalahan K2 yang terjadi di beberapa daerah yang selalu mentok dan
terkesan dipermainkan pemerintah setempat, untuk itu dalam hasi Rakorwil FHK2I Jatim ini
memutuskan untuk meminta KRPK untuk mendapingi perjuangan tenaga Honorer K2 se Jatim, agar
bisa tercapai seperti yang telah diperjuangkan FHK2I Kabupaten Blitar bersama KRPK.
Menanggapi permintaan hasil Rakorwil FHK2I Jatim tersebut, Ketua KRPK, Mohamad Trianto,
menyanggupi melakukan pendampingan FHK2I se Jatim untuk mewujudkan keinginan mereka menjadi
PNS.
“ Karena diminta untuk melakukan pendampingan, maka kami siap untuk mengemban amanah ini,
” tegas M. Trianto saat diwawancarai di ruang kerjanya.
Pada awal tahun 2015 mendatang FHK2I Kabupaten Blitar, beserta FHK2I se Indonesia,
berencana akan melakukan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI dan MenPAN-RB. (FJR)