BERITA

INTIMINDASI RSUD CARUBAN

12122456_1246136078745125_9153820757332431531_n~1

Ratuadil.or.id- puluhan perawat RSUD Cauban yang tergabung dalam Forum Komunikasi Karyawan RSUD Caruban Kabupaten madiun mendatangi Kantor kejaksaan negeri mejayan di Jl Raya Surabaya – Madiun, Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Jum’at ( 2/10 ). Sekitar pukul 10.00 wib. Rombongan didampingi Komite Rakyat Pemberantas Korupsi ( KRPK ) Blitar tiba di Kejaksaan untuk dimintai keterangannya terkait dengan pelaporan mereka atas beberapa dugaan-dugaan diantaranya dugaan korupsi dana taktis dan potongan program BPJS RSUD Caruban yang telah mereka laporkan 12 Agustus lalu.

Seperti yang dilansir redaksi kami mereka telah melaporkan dugaan-dugaan korupsi ini kepada kejaksaan terkait masalah gaji yang patut diduga ada penyelewengan dana jasa pelayanan medis sebesar 2 persen pada tahun 2014 kemarin. Karena itu mereka hari ini dimintai keteranganya sebagai tindak lanjut pelaporan mereka dahulu.

Tetapi masalah muncul setelah itu banyak ancaman yang muncul dan berbagai macam intimindasi muncul kepada karyawan tersebut, seperti ancaman pembunuhan, pemecatan dan mutasi. Setidaknya ada 12 pegawai yang telah di mutasi

Sebagai saksi dugaan korupsi di Rumah Sakit Caruban ini, seharusnya kawan kawan dilindungi oleh Undang Undang. Tapi faktanya setelah memenuhi panggilan Kejaksaan Madiun,kawan kawan justru diintimidasi dan bahkan dimutasi. kita Akan kordinasi bersama ICW dan KRPK Blitar dan akan segera melaporkan hal ini ke LPSK ( Lembaga Perlindungan Saksi Korban ). Kita harus tetap melawan segala bentuk penindasan dan arogansi management Rumah Sakit Caruban ungkap koordinator aksi Mohammad Trianto (ardi)