GTT dan PTT Katagori II Gruduk Kantor BKD

Jumat, 28 Pebruari 2014 18:38 | Oleh : Fajar Agustyono | pewarta-indonesia.com

KOPI, BLITAR – Dua hari setelah melakukan aksi demo (Selasa, 25/2) di Kantor Bupati Blitar, kini, Kamis, (27/2) ratusan GTT dan PTT Katagori II (K2) mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blitar yang beralamat di jalan Wr. Supratman Kota Blitar. Kedatangan mereka di BKD bermasud untuk menyerahkan data tenaga Honorer GTT dan PTT K2 yang tercatat dalam Validasi data yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kab Blitar, Ir. Bachtiar Suko Karjadi pada tahun 2005.

Mohamad Trianto, ketua pendampingan para tenaga honorer GTT dan PTT K2 menyampaikan, berdasarkan PP 48 tahun 2005 syarat-syarat tenaga honorer K2 yang dapat mengikuti tes / seleksi CPNS 2013 diantaranya, masa bakti di instansi pemerintah minimal 1 tahun hingga akhir tahun 2005, sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus, usia sekurang-kurangnya 19 tahun dan tidak lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006.

Namun dari data yang diperoleh dilapangan, patut diduga telah terjadi manipulasi data, pemalsuan dokumen, adanya konspirasi. Dia mencotohkan, banyak peserta yang lolos ujian Tenaga honorer K2, namun per 1 Januari 2006 usianya masih belum genap 19 tahun, masa kerjanya kurang dari 1 tahun, terdapat SK yang tidak sama, nomer SK dan tahun SK berbeda dengan orang yang sama.
” Kami mendesak agar pihak BKD Kab Blitar segera melakukan validasi ulang data-data tersebut dan yang tidak sesuai harus dicoret atau dibatalkan,” tegas Trianto.
Dia menambahkan, sejak SK tahun 2005 hingga 2010 terjadi tiga kali SK, yankni tahun 2005 ada 1437 tenaga Honorer K2 yang terdiri dari 509 GTT dan 928 PTT, tahun 2010 berubah menjadi 1595 tenaga Honorer K2 yang meliputi, GTT dan PTT Pendidikan sebanyak 1314 orang, PTT Kesehatan 110 orang dan PTT Teknis ada 171 orang. Sedangkan untuk tahun 2012 yang tercatat menjadi di BKD KAbupaten Blitar menjadi 1565 tenaga honorer K2 dan yang mengikuti tes CPNS sebanyak 1543 orang. Dari 1543 tenaga GTT dan PTT yang mengikuti tes seleksi CPNS dan dinyatakan lolos, berdasarkan SK 2005 untuk GTT sebanyak 138 orang dan 99 PTT. Sedangkan hasil pengumuman yang dinyatakan lolos seleksi CPNS GTT dan PTT K2 sebanyak 518 peserta.
“Seharusnya berdasarkan SK 2005 yang lolos seleksi 237 orang, namun yang diumumkan lolos ada 518 .orang. Pertanyaannya yang 281 orang ambil data dari mana…?” Tanya Trianto.
Lebih lanjut orang nomer satu di Ratu Adil ini mendesak agar pihak BKD Kabupaten Blitar segera melakukan verifikasi ulang dan mengacu pada SK 2005 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kab Blitar, Ir. Bachtiar Suko Karjadi ,yang meliputi kreteria masa bakti di instansi pemerintah minimal 1 tahun hingga akhir tahun 2005, sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus, usia sekurang-kurangnya 19 tahun dan tidak lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006.
“Tenaga honorer K2, yang masa kerja per 31 Desember 2005 belum genap 1 tahun, dan per 1 Januari 2006 usianya masih belum genap 19 tahun,serta Nomer SK ganda, SK yang ditanda tangani pada tanggal merah, harus dicoret atau dibatalkan,: pungkas M. Trianto.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Blitar, Totok Subihandono berjanji akan menindak lanjuti temuan tersebut dan akan melakukan verifikasi ulang dalam waktu satu minggu. Dia juga mengaku pihaknya ada perintah dari Menpan untuk melakukan verifikasi ulang.
“Tugas kami sudah jelas yaitu untuk meverifikasi ulang dan ini memang perintah dari Menpan untuk melakukannya. Jika terdapat kejanggalan pihaknya akan mencoret,” tegas Totok di ruang kerjanya. (FJR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *