BERITA

FMR BAWAKAN BUKTI PEMALSUAN TANDA TANGAN

11 copy

Ratuadil.or.id Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam FMR ( Front Mahasiswa Revolusioner ) mendatanggi polresta blitar senin ( 15/6 ), untuk melaporkan dugaan tanda tangan palsu yang dilakukan oleh managemen Rsud. NGUDI WALOYO Wlingi terkait pemalsuan surat keterangan sakit yang dikeluarkan atas nama Jefri Cristian Daniel dan naning yuliati Komisaris dari PT. Dua belas suku yang saat itu di gunakan untuk mengulur waktu penahanan.
Tak hanya FMR saja ikut pula dr. Teguh W, S.Pog suami dari dr. Tri Wahyuning Rahmawati yang dipalsukan tanda tangannya oleh oknum managemen Rsud. NGUDI WALOYO pasalnya yang bersangkutan tidak pernah membuat surat keterangan sakit tersebut.
Tujuh april dikeluarkan surat keterangan sakit supaya bisa untuk tidak hadir dalam pemanggilan polisi terkait kasus investasi bodong, atas nama jefri cristian danil dan naning yuliati dalam surat tersebut ada tanda tangannya dr. Tri Wahyuning Rahmawati tetapi tanda tangan kedua surat tersebut berbeda dan setelah dikonfirmasi ternyata yang bersangkutan tidak mengeluarkan surat tersebut ungkap teguh.
Sebenarnya kasus ini sudah ditangani oleh pihak polres, kita hanya mendorong kasus ini untuk segera diselesaikan dengan membawa beberapa bukti seperti foto copy surat keterangan sakit dengan no. Registrasi 067156 dan no. Registrasi 076355 , foto copy ktp dan tanda tangan dr. Tri Wahyuning Rahmawati, foto copy surat tanda pengaduan, foto copy data kunjungan pasien jaga malam UGD RSUD Ngudi Waloyo Wlingi dan foto copy data kunjungan pasien poli saraf RSUD Ngudi Waloyo Wlingi. Semoga kasus ini tidak hanya menjadi bukti laporan saja tanpa ada penanganan yang serius terhadap kasus ini, dan harapan kita kasus seperti ini tidak akan terulang lagi karena kemungkinan besar kasus yang sama seperti ini terjadi di luar sana makanya kita dorong kasus ini segera di selesaikan ungkap Nanik Haryanti kordinator FMR. ( ardy )