BERITA

Anak Jalanan Galang Koin Untuk Warga Kampung Merah Putih

TIMESINDONESIA, BLITAR – Simpati  terhadap pengrusakan Kampung Merah Putih di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar terus berdatangan dari berbagai pihak termasuk dari anak jalanan. Dan pada Jumat (4/12/2015) sore, puluhan anak jalanan yang tergabung dalam Gerakan Anak Jalanan BlitarRaya menggelar aksi turun ke jalan menggalang koin bagi warga KMP yang rumahnya rusak porak-poranda akibat serangan berbau premanisme itu.

Acara bertema Save Soso ini digelar di perempatan Lovi, Jalan Ahmad Yani, Kota Blitar dengan pendampingan Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK). Dalam aksi ini massa membawa poster, foto dan berorasi mengajak semua lapisan masyarakat untuk peduli kepada warga KMP yang menjadi korban rumahnya dirusak oleh oknum yang hingga kini masih misterius.

“Aksi sore ini sifatnya spontanitas, para anak jalanan ingin mengajak semua masyarakat untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang ada di Soso,”kata Muhammad Trinyanto, Aktivis KRPK yang mendampingi para anak jalanan.

Triyanto menambahkan, seluruh hasil penggalangan dana ini akan diberikan kepada warga KMP.

Aksi ini cukup menyita perhatian masyarakat, hal ini terbukti dengan banyaknya warga yang menyumbang tidak sekedar uang, ada yang menyumbangkan beras dan mie instan.

“Kami ingin opini publik untuk sementara berpaling kepada permasalahan Soso atau KMP. Kondisi masyarakat disana sungguh memprihatinkan usai terjadi pengrusakan rumah,”harapnya.

Lebih lanjut Triyanto menyampaikan, gerakan Save Soso ini sudah mulai muncul di beberapa Kota terlebih setelah 36 rumah di KMP dirusak oleh orang misterius yang diduga dilakukan oleh oknum perkebunan

Dalam hal ini pihaknya menilai permasalahan Soso ini cacat hukum karena ijin HGU perkebunan Soso ini mati. Anehnya, ketika izin HGU ini mati masih dikelola oleh pihak perkebunan.

“Seharusnya jika izin HGU ini mati pengelolaan perkebunan itu kembali ke Negara,”ungkapnya. (*)